Ngaji Subuh Keluarga: Menghilangkan Kejenuhan dengan Mengganti Obyek yang Dihadapi

- Sabtu, 1 April 2023 | 14:50 WIB
Ngaji Subuh Keluarga secara daring dengan platform Zoom.  (Yuni Lukman)
Ngaji Subuh Keluarga secara daring dengan platform Zoom. (Yuni Lukman)

INIKEBUMEN - Ngaji Subuh Keluarga secara daring dengan platform Zoom kali ini, Kang Juki melanjutkan bahasan Kitab Taklim Mutaallim karya Syekh Az Zarnuji.

Pada Bab Waktu-waktu Menuntut Ilmu, Syekh Az Zarnuji menyebut menuntut ilmu itu dari ayunan (masih kanak-kanak) sampai liang kubur (mati). Dalam Ngaji Subuh Keluarga, Kang Juki mengingatkan kalimat tersebut merupakan ungkapan dari penulis kitab.

"Dalam Kitab Taklim Mutaallim, Syekh Az Zarnuji tidak menyebut kalimat 'uthlubul ilma minal lahdi Ilal mahdi' sebagai hadis. Beliau hanya menyebutkan waktu menuntut ilmu adalah dari ayunan (masih kanak-kanak) sampai liang kubur (mati). Jadi kalau ada yang menyebutnya sebagai hadis harus dijelaskan sanad dan perawinya," terang Kang Juki pada Ngaji Subuh Keluarga.

Baca Juga: Madrid Spain Masters 2023: Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Gregoria Lolos ke Semi Final

Syekh Az Zarnuji dalam Kitab Taklim Mutaallim juga menyebut kiat mengatasi rasa jemu dalam belajar, yakni dengan berganti bidang ilmu yang dipelajari.

"Jika jemu mempelajari suatu bidang ilmu, maka hendaknya belajar ilmu yang lain. Ibnu Abbas RA jika mulai jemu berkata, 'Bawakanlah kemari buku ciptaan penyair,'" kata Kang Juki menyampaikan kiat mengatasi kejenuan yang ada dalam Kitab Taklim Mutaalim.

Disebutkan Syekh Az Zarnuji juga, Muhammad bin Hasan setiap malam tak pernah tidur. Di sampingnya disediakan beberapa buku, bila merasa bosan mempelajari satu ilmu, beliau ganti yang lain.

"Jadi kalau kita mau melakukan refereshing tidak berarti harus dengan duduk leha-leha. Tapi seperti rumusan Pengasuh Pesantren Pabelan, Magelang KH Hamam Jafar (Allahu yarham), istirahat itu berganti obyek yang dihadapi," ujar Kang Juki memberi komentar atas pendapat Syekh Az Zarnuji dalam Kitab Taklim Mutaallim.

Baca Juga: Hendak Salat Berjemaah di Mesjid? Anda Perlu Memperhatikan Ini (3)

Kang Juki menanbahkan rumus Syekh Az Zarnuji dalam mengatasi kantuk. Disebutkannya bila Muhammad bin Hasan selalu menyediakan air dihadapannya. Jika merasa ngantuk, air itu diminum untuk mengusir rasa kantuknya.

"Kantuk itu timbul dari panas, maka harus ditolak dengan air dingin," ujar Kang Juki menutup bahasan dari Kitab Taklim Mutaallim.***

Editor: Yuni Lukman

Sumber: Liputan ZOOM

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X